Minggu, 29 Juni 2025

Kamus Digital Bahasa Minangkabau

 

 Anggota Kelompok

  • Aldyaksa jaka utama
  • Agung Pratama
  • Nadia Efendi
  • Ratih deswita
  • Yoka septia nafirma 


Daftar Istilah

 Istilah

 Makna/Pembahasan

Angin Duduk (a.ngin du.duk)

 

Masuk angin parah; biasanya disertai nyeri dada dan sulit bernapas.

Contoh: Pak Uda dibao ka rumah sakit dek angin duduk.

Terjemahan: Paman dibawa ke rumah sakit karena angin duduk.

Asam Lambuang (a.sam lam.buang)

 

Asam lambung; naiknya asam ke kerongkongan, menyebabkan perih.

Contoh: Den ndak tahan ka asam lambuang nan kambua malam tadi.

Terjemahan: Aku tidak tahan dengan asam lambung yang kambuh tadi malam.

Anemia (a.ne.mi.a)

 

Kurang darah; kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, bikin badan lemas dan pucat.

Contoh: Den ndak sanggup bariri lamo dek anemia.

Terjemahan: Aku tidak sanggup berdiri lama karena anemia.

Alergi (a.ler.gi)

 

Respon tubuh terhadap zat yang tidak cocok.

Contoh: Ito takut makan udang karano alergi.

Terjemahan: Adik takut makan udang karena alergi.

Alergi Aia (a.ler.gi a.i.a)

 

Alergi air atau reaksi tubuh terhadap sesuatu yang dianggap asing seperti debu, makanan, atau cuaca.

Contoh: Badan Uni barecak dek alergi aia sabalun mandi.

Terjemahan: Tubuh Kakak muncul bercak-bercak karena alergi air sebelum mandi.

Artritis (ar.tri.tis)

 

Peradangan sendi menyebabkan nyeri dan kaku.

Contoh: Uda sakit tangan dek artritis.

Terjemahan: Kakak sakit tangan karena artritis.

Asam Urat (a.sam u.rat)

 

Nyeri sendi karena kelebihan purin dalam darah.

Contoh (Minangkabau): Amak dak bisa mancangkul dek asam uratnyo.

Terjemahan (Indonesia): Ibu tidak bisa mencangkul karena asam uratnya.

Asma (as.ma)

 

Penyakit saluran napas yang menyebabkan sesak, batuk, dan napas bunyi.

Contoh: Adiak den batuk ndak bareh karano asmanyo kambua.

Terjemahan: Adikku batuk terus karena asmanya kambuh.

Amandel(a.man.del)

 

Sakit yang terjadi karena ditenggorokan yang membenkak

 

Contoh: kamal operasi dek sakik amandel

 

Terjemahan: kamal operasi karena sakik amandel

Ambeyen(am.be.yen)

 

Penyakit dianus yang terjadi karena usu yang keluar

 

Contoh:wawan ambeyen karano suko makan padeh

 

Terjemahan:wawan ambeyen karena suka makan pedas

Baguak(Ba.guak)

 

Peradangan kelebjel ludah yang terjadi di bagian samping wajah akibat inveksi virus

 

Contoh: pipi didi sakik dek dibaguak

 

Terhemahan: pipi didi sakit karena gondongan

Batuak Darah (ba.tu.ak da.rah)

 

Batuk berdarah:; bisa menjadi gejala TBC.

Contoh: Kawan den batu-& darah lapeh sakik saminggu.

Terjemahan: Temanku batuk darah setelah sakit seminggu.

Balo (ba.lo)

 

Bintitan, benjolan kecil di kelopak mata yang terasa nyeri, biasanya karena infeksi bakteri.

Contoh (Minangkabau): Den dapat balo di mato, sakik bana kalau ditampuak angin.

Terjemahan (Indonesia): Aku kena bintitan di mata, sangat sakit kalau terkena angin.

Bauak (ba.uak)

 

Kondisi hidung tersumbat atau pilek, biasanya karena flu atau alergi, sehingga menyebabkan napas tidak lancar.

Contoh (Minangkabau): Den susah babunyi dek hiduang den bauak dari tadi malam.

Terjemahan (Indonesia): Aku susah bicara karena hidungku tersumbat sejak tadi malam.

Bananah (ba.na.nah)

 

Abses; kumpulan nanah yang terbentuk di dalam tubuh akibat infeksi, biasanya di kulit, gusi, atau organ dalam.

Contoh: Di tangan Uda muncul bananah nan mulai baranak.

Terjemahan: Di tangan Kakak muncul abses yang mulai membesar.

Baraulah (ba.ra.u.lah)

 

 

Sakit perut akibat makan beras ketan putih.

Contoh: Den baraulah lapeh makan lamang baras ketan.

Terjemahan: Aku sakit perut setelah makan lamang dari beras ketan

 

Bell’s palsy (bell’s pal.sy)

 

Kelemahan otot wajah separuh sisi akibat saraf.

Contoh: Pipi dia tibo dek bell’s palsy.

Terjemahan: Pipi dia turun karena Bell’s palsy.

Berak Darah “Disentri” (be.rak da.rah)

 

Jenis diare disertai darah atau lendir akibat infeksi bakteri atau amuba, disertai nyeri perut hebat dan demam.

Contoh kalimat Minangkabau: Uda tu alah barak darah salamo duo hari.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Abang itu sudah buang air besar berdarah selama dua hari.

Bia Manguruang (bi.a ma.ngu.ru.ang)

 

Sembelit pada bayi; tidak buang air besar selama tiga hari atau lebih.

Contoh: Anak tu bia manguruang, lah tigo hari indak berak.

Terjemahan: Bayi itu sembelit, sudah tiga hari tidak buang air besar.

Bia (bi.a)

 

Cacingan; penyakit pencernaan akibat infeksi cacing, biasanya menyerang anak-anak.

Contoh: Anok tu kuruih bana, biasanyo dek bia.

Terjemahan: Anak itu sangat kurus, biasanya karena cacingan.

Bisua (bi.su.a)

 

Bisul; benjolan berisi nanah di bawah kulit akibat infeksi.

Contoh: Bisua den lah basarak di lengan kanan.

Terjemahan: Bisulku sudah membesar di lengan kanan.

Biriang (bi.ri.ang)

 

merah merah pada kulit .

Contoh: anak den dek biriang lah duo hari.

Terjemahan: Anakku terkena campak sudah dua hari.

Buto “Buta” (bu.to)

 

Kondisi ketika seseorang tidak bisa melihat sama sekali, baik sejak lahir maupun karena penyakit atau kerusakan pada mata akibat infeksi, diabetes, atau trauma.

Contoh: Urang tuo tu alah buto dek sakik mato nan parah.

Terjemahan: Orang tua itu sudah buta karena penyakit mata yang parah.

Butia “Daging tumbuh / kutil” (bu.ti.a)

 

Penyakit yang tumbuh di kulit seperti benjolan kecil, bisa berupa kutil, daging tumbuh, atau seperti jerawat yang keras dan tidak bernanah.

Contoh (Minangkabau): Di tangan ameh tumbuah butia nan lah lama indak hilang-hilang.

Terjemahan (Indonesia): Di tangan Amel

Butiu(Bu.tiu)

 

Benjolan kecil yang tumbuh di areal tubuh oleh virus papiloma manusia

 

Contoh: jarinyo bangkak dek dibutiu

 

Terjemahan:jarinyo bengkak karena kutil

Buruang Bangkak (bu.ru.ang bang.kak)

 

tumbuh daging kecil (butia) yang sudah lama tidak hilang-hilang.

Pembengkakan pada alat kelamin pria, bisa disebabkan oleh infeksi, trauma, atau kondisi medis lainnya.

Contoh (Minangkabau): Si Roni dak datang main, karano buruangnyo bangkak.

Terjemahan (Indonesia): Si Roni tidak datang main, karena alat kelaminnya bengkak.

Bocor (bo.cor)

 

Diare atau buang air besar encer.

Contoh: Anok den bocor dari tadi malam.

Terjemahan: Anakku diare sejak tadi malam.

Bronkitis (bron.ki.tis)

 

Radang saluran pernapasan utama.

Contoh (Minangkabau): Nenek batuk-batuk dek bronkitis.

Terjemahan (Indonesia): Nenek batuk-batuk karena bronkitis.

Caciangan (ca.ciang.an)

 

Infeksi cacing dalam perut, biasanya dialami anak-anak.

Contoh: Anok itu kuruih bana dek cacingan.

Terjemahan: Anak itu sangat kurus karena cacingan.

Cacar air (ca.car a.ir)

 

Infeksi virus yang menimbulkan ruam berair.

Contoh: Gadih ndak sekolah dek cacar air.

Terjemahan: Gadis tidak sekolah karena cacar air.

Canggu (cang.gu)

 

Sebutan lokal untuk bagian tubuh yang mengalami kerusakan parah akibat komplikasi dari penyakit “sakit gula” atau diabetes mellitus. Canggu dapat menyerang saraf, pembuluh darah, atau mata, dan bisa menyebabkan luka terbuka yang tidak kunjung sembuh hingga berujung pada amputasi.

Contoh kalimat Minangkabau: Uda Anto indak bisa jalan alah canggu kaki dek sakik gula.

Terjemahan: Kak Anto tidak bisa berjalan karena kakinya rusak akibat sakit gula.

Cacar Monyet (ca.car mo.nyet)

 

Infeksi virus langka dengan gejala ruam dan bintik-bintik.

Contoh (Minangkabau): Gawenya dibatalan dek terserang cacar monyet.

Terjemahan (Indonesia): Pekerjaannya dibatalkan karena terserang cacar monyet.

Chikungunya (chi.kun.gu.nya)

 

Infeksi virus yang menyebabkan nyeri sendi dan demam.

Contoh: Uda indak bisa jalan dek chikungunya.

Terjemahan: Kakak tidak bisa berjalan karena chikungunya.

Campak Jerman (cam.pak jer.man)

 

Ruam kulit ringan seperti campak biasa tapi lebih ringan.

Contoh (Minangkabau): Balia tangannyo merah dek campak Jerman.

Terjemahan (Indonesia): Tangannya memerah karena campak Jerman.

Damam (da.mam)

 

Demam; kondisi tubuh panas akibat infeksi atau kelelahan.

Contoh: Mak damam sajak kamaren malam.

Terjemahan: Ibu demam sejak kemarin malam

Da.mam Si.di.ngin (da.mam si.di.ngin)

 

Demam yang diyakini berasal dari gangguan unsur panas-dingin tubuh, biasanya diobati dengan ramuan herbal seperti jeruk nipis, batang pisang, dan injuang.

Contoh: Den demam sidingin, mak buatkan ramuan batang pisang.

Terjemahan: Aku demam sidingin, ibu membuatkan ramuan batang pisang.

Damam Sidingin (da.mam si.di.ngin)

 

Demam yang diyakini berasal dari gangguan unsur panas-dingin tubuh, biasanya diobati dengan ramuan herbal seperti jeruk nipis, batang pisang, dan injuang.

Contoh: Uda ndak pai bajalan dek damam sidingin.

Terjemahan: Kakak tidak pergi bepergian karena demam sidingin.

Darah Tinggi (da.rah ting.gi)

 

Hipertensi; tekanan darah yang tinggi.

Contoh: Ayah awaknyo lemah dek darah tinggi.

Terjemahan: Ayah tubuhnya lemas karena tekanan darah tinggi.

Darah Randah  (da.rah ran.dah)

 

Hipotensi; tekanan darah rendah, biasanya ditandai dengan pusing dan tubuh lemas.

Contoh: Uni pusiang dek darah rendahnyo kambuah

Terjemahan: Kakak pusing karena tekanan darah rendahnya kambuh.

Damam Barandam / Damam Tinggi / Tasapo “Demam Berdarah” (da.mam ba.ran.dam / da.mam ting.gi / ta.sa.po)

 

Penyakit akibat infeksi virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala utamanya demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot, muncul bintik-bintik merah pada kulit, dan penurunan trombosit yang bisa menyebabkan perdarahan.

Contoh kalimat Minangkabau: Anak tanggo Mak Tuah alah dibao ka rumah sakit dek damam barandam.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Anak dari Mak Tuah sudah dibawa ke rumah sakit karena demam berdarah.

Dagiang Tumbuah “Daging Tumbuh” (da.gi.ang tum.bu.ah)

 

Penyakit berupa pertumbuhan jaringan lunak yang tidak normal di permukaan kulit atau bagian tubuh tertentu, mirip seperti kutil atau benjolan kecil.

Contoh (Minangkabau): Di kapalo Uda ado dagiang tumbuah nan kadang sakik kalau dipegang.

Terjemahan (Indonesia): Di kepala Abang ada daging tumbuh yang kadang sakit kalau disentuh.

DBD (de.be.de)

 

Singkatan dari Demam Berdarah Dengue.

Contoh: Adik rawat inap dek DBD.

Terjemahan: Adik dirawat di rumah sakit karena DBD.

Demam berdarah (de.mam ber.da.rah)

 

Infeksi virus dengan panas tinggi dan trombosit rendah.

Contoh: Ijak rawat di RS dek demam berdarah.

Terjemahan: Adik dirawat di rumah sakit karena demam berdarah.

Diabetes (di.a.be.tes)

 

Kondisi tubuh tidak bisa mengatur kadar gula darah.

Contoh: Bujang indak boleh mananam dek diabetesnyo parah.

Terjemahan: Pemuda tidak boleh makan manis karena diabetenya parah.

Dibara(di.ba.ra)

 

Penmbengkakan yang terjadi dipangkal paha

 

Contoh: pahonyo sakik dek di bara

 

Terjemahan:pahanya sakit karena dibarah

Difteri “Difteri” (dif.te.ri)

 

Infeksi bakteri pada saluran pernapasan atas yang ditandai dengan munculnya selaput abu-abu di tenggorokan, demam, dan pembengkakan leher.

Contoh kalimat Minangkabau: Anok tetanggo awak dikabaan ka Puskesmas karano difteri.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Anak tetangga saya dibawa ke Puskesmas karena difteri.

Disimo(di.si.mo)

 

Penyakit yang sering terjadi di jari kaki akibat tusukan dari kuku kaki yang berlebih dan menusuk daging kaki

 

Contoh:kaki kepin bangkak dek disimo

 

Terjemahan:kaki kepin membengkak akibat disimo

Ditukak(di.tu.kak)

 

Sakit dikulit akibat luka dan susah sembuh yang menjadi bernanah

 

Contoh: kakinyo ditukak dek balangga dulu

 

Terjemahan:kakinya luka yang berair akibat kecelakaaan dulu

Diputik In (di.pu.tik in)

 

Benjolan kecil putih pada kelopak mata bagian bawah.

Contoh: Di mato Uni ado diputik in, di bawah kelopaknya.

Terjemahan: Di mata Kakak ada benjolan putih kecil di bawah kelopaknya.

Eksim (ek.sim)

 

Peradangan kulit, gatal dan kering.

Contoh: Anak itu garang dek kulit eksimnyo.

Terjemahan: Anak itu gatal karena eksimnya.

Fibromyalgia (fi.bro.my.al.gi.a)

 

Nyeri menyeluruh di otot dan jaringan.

Contoh: Uda sering lariot dek fibromyalgia.

Terjemahan: Kakak sering nyeri karena fibromyalgia.

Flu Buruang (flu bu.rung)

 

Penyakit menular dari unggas ke manusia.

Contoh (Minangkabau): Kampuang diisolasi dek kasus flu buruang.

Terjemahan (Indonesia): Kampung diisolasi karena kasus flu burung.

Gata-gata (ga.ta-ga.ta)

 

Penyakit kulit yang menyebabkan rasa gatal dan ruam, mirip eksim atau alergi.

Contoh: Anok itu kana gata-gata dek makan udang.

Terjemahan: Anak itu terkena gata-gata karena makan udang.

Gastritis (gas.tri.tis)

 

Radang lambung akibat asam lambung berlebih.

Contoh: Uda indak bisa makan pedas dek gastritis.

Terjemahan: Kakak tidak bisa makan pedas karena gastritis.

Gasiang (ga.si.ang)

 

Istilah umum untuk kondisi sakit atau tidak enak badan.

Contoh: Den gasiang dari subuah, badan taraso indak karuan.

Terjemahan: Aku merasa sakit dari pagi, badan terasa tidak enak.

Glaukoma (glau.ko.ma)

 

Penyakit mata karena tekanan cairan terlalu tinggi.

Contoh: Gadih indak bisa baca malam dek glaukoma.

Terjemahan: Gadis tidak bisa membaca malam karena glaukoma.

Gondok (gon.dok)

 

Pembengkakan kelenjar tiroid di leher.

Contoh (Minangkabau): Lehernyo bengkak dek gondok.

Terjemahan (Indonesia): Lehernya bengkak karena gondok.

Gumoh (gu.moh)

 

Muntah sedikit setelah makan, biasanya pada bayi.

Contoh: Anok tu gumoh sabanta lapeh diminumi susu.

Terjemahan: Bayi itu muntah sedikit setelah diberi susu.

Gusi Bangkak (gu.si bang.kak)

 

Pembengkakan pada gusi, biasanya karena infeksi atau radang gusi.

Contoh (Minangkabau): Den ndak bisa makan karano gusi den bangkak sakik bana.

Terjemahan (Indonesia): Aku tidak bisa makan karena gusiku bengkak dan sangat sakit.

Gulo “Diabetes / Gula Darah Tinggi” (gu.lo)

 

Istilah umum yang sering digunakan untuk menyebut Diabetes Melitus (DM), yaitu penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang tinggi di dalam tubuh akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Gejalanya bisa meliputi sering haus, sering buang air kecil, mudah lapar, berat badan turun, dan luka sulit sembuh.

Contoh: Mak tuo den alah sakik gulo, indak buliah makan nan manih-manih lai.

Terjemahan: Nenek saya sudah menderita diabetes, tidak boleh makan yang manis-manis lagi.

Hantu Aia (han.tu a.i.a)

 

Diare; buang air besar terus-menerus dalam bentuk cair.

Contoh: ratna kajamban taruih  sabalun pai ka ladang.

Terjemahan: Kakak buang aia kecil terus  sebelum pergi ke ladang.

Hernia (her.ni.a)

 

Kelainan usus keluar melalui dinding perut.

Contoh: Pamikak harus operasi dek hernia.

Terjemahan: Paman harus operasi karena hernia.

Hepatitis (he.pa.ti.tis)

 

Radang hati yang bisa menyebabkan penyakit kuning.

Contoh: Uda jadi lemah dek hepatitis.

Terjemahan: Kakak menjadi lemas karena hepatitis.

Hilang Ingatan (hi.lang i.nga.tan)

 

Gangguan daya ingat atau kepikunan berat.

Contoh: Datuak alah mulai hilang ingatan dek umua nan makin tuo.

Terjemahan: Kakek sudah mulai pikun karena usia yang semakin tua.

HIV/AIDS (eich-ai-fi / eds)

 

Penyakit akibat virus yang menyerang sistem imun.

Contoh (Minangkabau): Urang itu wak manyandak dek AIDS.

Terjemahan (Indonesia): Orang itu sangat kurus karena AIDS.

Infeksi Talingo (in.fek.si te.li.nga)

 

Peradangan di saluran telinga.

Contoh (Minangkabau): Telingo Ucok keluar nanah dek infeksi.

Terjemahan (Indonesia): Telinga Ucok keluar nanah karena infeksi.

Infeksi saluran kemih (in.fek.si sa.lu.ran ke.mih)

 

Peradangan karena bakteri di saluran kemih.

Contoh: Bundo sakik dek sering kencing sakit.

Terjemahan: Ibu sakit karena sering buang air kecil terasa sakit.

Infeksi Mata (in.fek.si ma.ta)

 

Mata merah, berair, dan nyeri akibat infeksi.

Contoh (Minangkabau): Mato uni sabanta merah dek infeksi.

Terjemahan (Indonesia): Mata kakak tiba-tiba merah karena infeksi.

Infeksi Kulit (in.fek.si ku.lit)

 

Kulit meradang akibat bakteri atau jamur.

Contoh (Minangkabau): Lengannyo bernanah dek infeksi kulit.

Terjemahan (Indonesia): Lengannya bernanah karena infeksi kulit.

Infeksi Saluran Napas (in.fek.si sa.lu.ran na.pas)

 

Infeksi di bagian pernapasan seperti hidung dan tenggorokan.

Contoh (Minangkabau): Den sesak napas dek infeksi saluran napas.

Terjemahan (Indonesia): Saya sesak napas karena infeksi pernapasan.

Infeksi Jamur (in.fek.si ja.mur)

 

Gatal dan ruam akibat tumbuhnya jamur di kulit.

Contoh (Minangkabau): Tangannyo busik dek infeksi jamur.

Terjemahan (Indonesia): Tangannya kasar karena infeksi jamur.

Infeksi Saluran Pencernaan (in.fek.si sa.lu.ran pen.cer.na.an)

 

Gangguan perut akibat bakteri atau virus.

Contoh (Minangkabau): Anak-anak di asrama muntah dek infeksi pencernaan.

Terjemahan (Indonesia): Anak-anak di asrama muntah karena infeksi saluran pencernaan.

Infeksi Paru-paru (in.fek.si pa.ru-pa.ru)

 

Peradangan pada jaringan paru-paru akibat infeksi bakteri, virus, atau jamur. Dikenal juga dengan istilah medis “pneumonia”.

Contoh (Minangkabau): Uda sakik paru-paru, napasnyo sesak dan batuknyo ndak bareh-bareh.

Terjemahan (Indonesia): Kakak sakit paru-paru, napasnya sesak dan batuknya tidak kunjung sembuh.

Jantuang (jan.tuang)

 

Penyakit jantung; gangguan pada organ jantung.

Contoh: Ayah dirawat di rumah sakit dek jantuangnyo kambuah.

Terjemahan: Ayah dirawat di rumah sakit karena penyakit jantungnya kambuh.

Jilek ari(ji.lek ari)

 

Penyakit di pipi yang menyebabkan putih melebar akibat jamur

Contoh: pipinyo putiah putiah dek di jilek ari

Terjemahan:pipinya memutih akibat terkena jamur

 

Jimbalang (jim.ba.lang)

 

Penyakit gaib yang disebabkan oleh makhluk halus menurut kepercayaan masyarakat, sering disebut dalam pengobatan tradisional Minangkabau. Biasanya diobati dengan ramuan tumbuhan atau ritual khusus.

Contoh: Anak itu digadangkan kena jimbalang, makonyo dibawa ka dukun.

Terjemahan: Anak itu diduga kena jimbalang, maka dibawa ke dukun.

Jirawek Batu “Jerawat Batu” (ji.ra.wek ba.tu)

 

Jenis jerawat kistik, yakni jerawat parah dan besar yang menimbulkan peradangan serta rasa sakit mendalam di bawah permukaan kulit.

Contoh (Minangkabau): Muko Ita baradoh dek jirawek batu nan di pipinyo tu.

Terjemahan (Indonesia): Wajah Ita meradang karena jerawat batu di pipinya itu.

Jumalang (ju.ma.lang)

 

Sakit pada kaki, menyebabkan nyeri atau tidak nyaman.

Contoh: Kaki Mak jumalang, indak bisa manyiak ladang.

Terjemahan: Kaki Ibu jumalang, tidak bisa pergi ke ladang.

Kabanyia(ka.ba.nyia)

 

Sakik yang terjadi akibat demam yang terlalu tinggi dan menyebabkan keluarnya bintik di badan yang berwarna merah

 

Contoh:adiaknyo damam kanai kabanyia

 

Terjemahan:adiknya demam dan tekena campak

Kadau asoi( ka.dau a.soi)

 

Penyakit gatal gatal di badan yang menyebabkan bengkak dengan bintik bintik kecil bernanah

 

Contoh: kaki ucok gata gata kanai kada asoi

Terjemahan: kaki ucok gatal gatal karena kurap

Katarak(ka.ta.rak)

 

Penyakit yang terjadi di areal mata yang disebabkan kerunya lensa mata

 

Contoh:mato ayek katarak dek lah tuo

 

Terjemahan:mata nenek katarak karena sudah tua

Katarak kongenital (ka.ta.rak kon.ge.ni.tal)

 

Kekeruhan lensa mata sejak lahir.

Contoh: Anak itu indak bisa ndipo dek katarak kongenital.

Terjemahan: Anak itu tidak bisa melihat karena katarak bawaan.

Ka.ban.ta.ran (ka.ban.ta.ran)

 

Pendarahan pascamelahirkan akibat mengangkat beban berat.

Contoh: Si Uni kabantaran sabalun lukonyo sembuh, lah manyabu padi.

Terjemahan: Kakak mengalami kabantaran sebelum lukanya sembuh, sudah menumbuk padi.

Ka.li.mu.mu.a (ka.li.mu.mu.a)

 

Gangguan rambut berupa bintik putih mirip ketombe.

Contoh: Rambut Adiak kalimumua, banyak titik putih di kulit kapalo.

Terjemahan: Rambut Adik mengalami kalimumua, banyak titik putih di kulit kepala

Kanciang batu(kan.ci.ang ba.tu)

 

Sakik terjadi infeksi kantong kemih yang menyebab kan pembekakan peradangan

 

Contoh: nopil sakik dek siap operasi kanciang batu

 

Terjemahan: nopil sakit karena abis operasi batu ginjal

Ka.pa.lo Pa.di (ka.pa.lo pa.di)

 

Nyeri payudara pascamelahirkan karena tidak dikipasnya “kepala padi”.

Contoh: Amak kapalo padi, payudaranyo sakik dek indak dikipas.

Terjemahan: Ibu sakit kapalo padi, payudaranya sakit karena tidak dikipas.

Ka.re.yok (ka.re.yok)

 

Gangguan bayi, ditandai sulit tidur dan gelisah saat berbaring.

Contoh: Bayi Uni kareyok, ndak bisa baradu.

Terjemahan: Bayi Kakak kareyok, tidak bisa tidur.

Ka.su.ru.pan (ka.su.ru.pan)

 

Kondisi diyakini tubuh dimasuki makhluk halus atau roh jahat.

Contoh: Si Inah barubah suaronyo, dek kasurupan katanya.

Terjemahan: Suara Inah berubah, katanya karena kerasukan

Ka.tang.ko.kan (ka.tang.ko.kan)

 

Bayi meninggal, ditandai jari-jari berubah hijau.

Contoh: Anok Mak katangkokan, jarinyo lah ijo.

Terjemahan: Bayi Ibu meninggal, jari-jarinya sudah hijau

Ka.ta.gu.ran (ka.ta.gu.ran)

 

Demam tinggi disertai berbicara sendiri saat tidur.

Contoh: Uda kataguran, diambuang panas tinggi samo bako-bako ngomong.

Terjemahan: Abang kataguran, demam tinggi dan berbicara sendiri

Kanai Lakak (ka.nai la.kak)

 

Luka atau bengkak akibat gigitan lebah (karawai).

Contoh: Si Budi kanai lakak pas mancari madu.

Terjemahan: Budi digigit lebah saat mencari madu

Kanker “Kanker” (kang.ker)

 

Penyakit kronis yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dalam tubuh dan dapat menyebar ke jaringan lain. Kanker bisa menyerang berbagai organ seperti payudara, paru-paru, hati, dan lainnya.

Contoh: Mak tuo alah didiagnosa punyo kanker payudara tahap sadang.

Terjemahan: Nenek sudah didiagnosis menderita kanker payudara stadium sedang.

Kanker Payudara (kang.ker pa.yu.da.ra)

 

Pertumbuhan sel tidak normal di payudara.

Contoh (Minangkabau): Uni kini sedang berobat dek kanker payudara.

Terjemahan (Indonesia): Kakak sedang berobat karena kanker payudara.

Kanker Serviks (kang.ker ser.viks)

 

Kanker di leher rahim perempuan.

Contoh (Minangkabau): Gadih itu keno kanker serviks.

Terjemahan (Indonesia): Gadis itu terkena kanker serviks.

Katumbuhan (ka.tum.buh.an)

 

Penyakit kulit seperti cacar air, ditandai dengan tumbuhnya bintil-bintil berisi air di permukaan kulit.

Contoh: Badan si Ujang kini penuh bintik, mungkin katumbuhan.

Terjemahan: Badan si Ujang sekarang penuh bintik, mungkin terkena cacar air.

Keracunan Makanan (ke.ra.cu.nan ma.ka.nan)

 

Reaksi tubuh setelah makan makanan tercemar.

Contoh (Minangkabau): Uda muntah-muntah dek keracunan sate.

Terjemahan (Indonesia): Kakak muntah-muntah karena keracunan sate.

Kusta (kus.ta)

 

Penyakit kulit yang menyebabkan mati rasa dan luka.

Contoh (Minangkabau): Urang kampuang tuo dulu ado yang kusta.

Terjemahan (Indonesia): Di kampung dulu ada yang terkena kusta.

Kumbu (kum.bu)

 

Sakit perut karena gangguan pencernaan atau masuk angin.

Contoh: Den ndak lalu makan pagi ko dek kumbu.

Terjemahan: Aku tidak bisa makan pagi ini karena sakit perut.

Kurap (ku.rap)

 

Penyakit jamur di kulit menyebabkan gatal dan bersisik.

Contoh (Minangkabau): Tangan nyo gatal dek kurap.

Terjemahan (Indonesia): Tangannya gatal karena kurap.

Kurok ayam(ku.rok a.yam)

 

Penyakit infeksi yang terjadi akibat gatal yang sudah melebar di kulit

 

Contoh:pungguangnyo maitam dek kurok ayam

 

Terjemahan: punggung dia hitam karena penyakit kurap ayam

Kopok “Penyakit Telinga Bernanah / Infeksi Telinga” (ko.pok)

 

Penyakit telinga yang ditandai dengan keluarnya cairan (nanah atau lendir) dari dalam telinga, biasanya akibat infeksi atau luka di bagian dalam telinga. Sering menyebabkan nyeri dan gangguan pendengaran.

Contoh: Adiak den indak bisa baranang karano telingonyo kopok.

Terjemahan: Adik saya tidak bisa berenang karena telinganya sedang bernanah.

Kolik Bayi (ko.lik ba.yi)

 

Kondisi bayi menangis terus karena sakit perut.

Contoh (Minangkabau): Bayi itu tagak tagak malam dek kolik.

Terjemahan (Indonesia): Bayi itu menangis terus malam hari karena kolik.

Kuyuah Manih “Diabetes Mellitus” (ku.yuah ma.nih)

 

Penyakit metabolik kronis di mana kadar gula darah terlalu tinggi karena tubuh tidak cukup memproduksi insulin atau tidak mampu menggunakannya secara efektif.

Contoh kalimat Minangkabau: Pak tuo barabuang dek kuyuah manih nan indak taraso.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Kakek jatuh sakit karena diabetes yang tidak disadari.

Lumpuah “Lumpuh” (lum.puah)

 

Kondisi ketika sebagian atau seluruh anggota tubuh tidak bisa digerakkan, biasanya akibat gangguan saraf, stroke, atau cedera serius pada otak maupun tulang belakang.

Contoh: Urang tuo tu lumpuah sabalun Idul Fitri karano struk nan tibo-tibo.

Terjemahan: Orang tua itu lumpuh sebelum Idul Fitri karena serangan stroke mendadak.

Lamah Otot Turunan “Distrofi Otot” (la.mah o.tot tu.ru.nan)

 

Kelainan genetik yang membuat otot melemah dan mengecil, sering dimulai sejak kecil dan membuat sulit berjalan.

Contoh kalimat Minangkabau: Anak tu alah lamah otot turunan, lah indak bisa barangkak.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Anak itu mengalami distrofi otot, sudah tidak bisa merangkak lagi.

Lamah Jantuang (le.mah jan.tung)

 

Kondisi otot jantung tidak kuat memompa darah.

Contoh (Minangkabau): Ayah dak bisa nanjak, jantungnyo alah lemah.

Terjemahan (Indonesia): Ayah tidak bisa mendaki, jantungnya sudah lemah.

Mah(mah)

 

Penyakit yang terjadi akibat telat makan

Contoh:ijuk sakik mah dek manahan makan

Terjemahan:ijuk sakit mah karena menahan makan

Malaria (ma.la.ri.a)

 

Penyakit tropis akibat gigitan nyamuk, menyebabkan demam tinggi dan menggigil.

Contoh: Badu dirawat di puskesmas dek malaria.

Terjemahan: Badu dirawat di puskesmas karena malaria.

Mariah Kaku (ma.ri.ah ka.ku)

 

Kondisi leher kaku dan sulit digerakkan, biasanya karena posisi tidur yang salah atau ketegangan otot.

Contoh (Minangkabau): Den mariah kaku dek salah tapian tidur semalam.

Terjemahan (Indonesia): Leherku kaku karena salah posisi tidur semalam.

Mambuang (mam.bu.ang)

 

Mengeluarkan lendir atau ingus dari hidung, biasanya dilakukan saat pilek atau flu.

Contoh (Minangkabau): Mambuang bana awak hari ko, sebab pilek indak bareh-bareh.

Terjemahan (Indonesia): Aku sering membuang ingus hari ini, karena pileknya tidak kunjung sembuh.

Mamade(ma.ma.de)

 

Perasan tidak enak badan dan bikin panas badan

Contoh:Badan den mulai mamade karano indak lalok

Terjemahan:Badan saya mulai terasa panas karena kurang tidur

Mangigia (ma.ng.gi.gia)

 

Perasaan yang kambuh apabila kedinginan di badan

Contoh:aden mangigia dek basah basah

Terjemahan:saya kedinginan karena basah basah

Masuak Angin (ma.suak a.ngin)

 

Kondisi tubuh tidak enak, meriang, mual, sering bersendawa atau perut kembung.

Contoh: Den ndak maok makan dek masuk angin.

Terjemahan: Aku tidak mau makan karena masuk angin.

Mato Ikan (ma.to i.kan)

 

Mato ikan; benjolan kecil dan keras di telapak kaki karena penebalan kulit (mirip kapalan).

Contoh: Den susah jalan dek mato ikan di tungkak.

Terjemahan: Aku susah berjalan karena mata ikan di tumit.

Mato Kariang “Dry Eye Syndrome” (ma.to ka.ri.ang)

 

Gangguan mata kering karena kurang pelumas alami, menyebabkan mata perih dan gatal.

Contoh kalimat Minangkabau: Mato karangnyo parah dek lamak di depan layar HP.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Mata keringnya parah karena terlalu lama menatap layar HP.

Mandel (man.del)

 

Amandel; radang di bagian tonsil yang membuat sakit menelan dan demam.

Contoh: Suaro si Rio serak dek mandelnyo kambua.

Terjemahan: Suara Rio serak karena amandelnya kambuh.

Mandua “Mandul / Tidak Bisa Punya Anak” (man.du.a)

 

Kondisi medis di mana seseorang — baik laki-laki maupun perempuan — tidak dapat memiliki keturunan karena gangguan pada sistem reproduksi. Penyebabnya bisa berasal dari faktor hormonal, genetik, infeksi, atau gaya hidup.

Contoh: Urang barumah tangga itu alah tahunan tapi masih mandua juo.

Terjemahan: Pasangan suami istri itu sudah bertahun-tahun menikah tapi masih belum punya anak karena mandul.

Mato Baputi (ma.to ba.pu.ti)

 

Penyakit mata merah atau bernanah, diobati dengan air rebusan daun tertentu atau ramuan herbal.

Contoh: Anak awak mato baputi, alah disiram daun siriah.

Terjemahan: Anak saya sakit mata, sudah disiram dengan air rebusan daun sirih

Malaria (ma.la.ri.a)

 

Infeksi parasit dari gigitan nyamuk menimbulkan panas tinggi.

Contoh: Uda sakit demam dek malaria.

Terjemahan: Kakak sakit demam karena malaria

Mencret “Diare” (men.cret)

 

Kondisi buang air besar dengan frekuensi tinggi dan tekstur cair. Sering disebabkan oleh infeksi atau makanan tidak higienis.

Contoh kalimat Minangkabau: Dunsanak den mencret lapeh makan rujak di pasa.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Kerabat saya diare setelah makan rujak di pasar.

Mencret “Diare” (men.cret)

 

Kondisi buang air besar dengan frekuensi tinggi dan tekstur cair. Sering disebabkan oleh infeksi atau makanan tidak higienis.

Contoh kalimat Minangkabau: Dunsanak den mencret lapeh makan rujak di pasa.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Kerabat saya diare setelah makan rujak di pasar.

 

Mato Habang (ma.to ha.bang)

 

Mata merah karena iritasi, kelelahan, atau infeksi ringan.

Contoh (Minangkabau): Mato Ita habang dek lamok manonton HP.

Terjemahan (Indonesia): Mata Ita merah karena terlalu lama menonton HP.

Maag Kronis (ma.ag kro.nis)

 

Peradangan lambung yang terus menerus.

Contoh (Minangkabau): Perut den perih bana dek maag kronis.

Terjemahan (Indonesia): Perut saya sangat perih karena maag kronis.

Mimisan (mi.mi.san)

 

Keluar darah dari hidung secara tiba-tiba; sering disebabkan oleh udara panas, benturan, atau tekanan darah tinggi.

Contoh: Iduang e kalua darah, kayaknyo mimisan.

Terjemahan: Hidungnya keluar darah, sepertinya mimisan.

Nyanyok “Demensia” (nya.nyok)

 

Penurunan daya ingat dan fungsi otak lainnya, sering terjadi pada orang tua, bisa mengganggu aktivitas harian.

Contoh kalimat Minangkabau: Niniak awak alah nyanyok, indak ingek jo cucunyo.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Nenek saya sudah pikun, tidak mengenali cucunya.

Osteoporosis (os.te.o.po.ro.sis)

 

Tulang rapuh dan mudah patah.

Contoh: Mak tua rentan patah tulang dek osteoporosis.

Terjemahan: Ibu tua rentan tulang patah karena osteoporosis

Paneh Dalam (pa.neh da.lam)

 

Panas dalam; kondisi tubuh yang terasa panas, biasanya disertai sariawan atau tenggorokan kering.

Contoh: Den ndak selera makan dek paneh dalam.

Terjemahan: Aku tidak nafsu makan karena panas dalam.

Panau (pa.nau)

 

Penyakit kulit bercak putih atau coklat karena infeksi jamur.

Contoh: Di pungguak Ujang ado panau nan mulai manyebar.

Terjemahan: Di punggung Ujang ada panau yang mulai menyebar.

Pakak “Tuli / Kehilangan Pendengaran” (pa.kak)

 

Kondisi tidak bisa mendengar suara sama sekali atau mengalami gangguan pendengaran, baik sebagian maupun total. Bisa disebabkan oleh faktor bawaan lahir, infeksi, cedera, atau paparan suara keras.

Contoh: Uda tu alah pakak sabalun kanai marcun.

Terjemahan: Abang itu sudah tuli sejak terkena ledakan petasan.

Patah Tabu “Patah Tulang” (pa.tah ta.bu)

 

Kondisi di mana tulang mengalami keretakan atau patah, biasanya akibat benturan keras, jatuh, atau kecelakaan. Istilah tabu merujuk pada bagian tulang yang retak secara jelas, baik sebagian maupun total.

Contoh: Jari tangannyo patah tabu dek tabuak pintu rumah nan sarato.

Terjemahan: Jari tangannya patah tulang karena tertimpa pintu rumah yang berat.

 

Parau “Suara Serak” (pa.ra.u)

 

Kondisi saat suara menjadi serak, seret, atau tidak keluar dengan jelas. Biasanya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas, terlalu banyak berbicara, atau iritasi pada pita suara.

Contoh: Suaro den parau dek batuk ndak bareh.

Terjemahan: Suara saya serak karena batuk yang tak kunjung sembuh.

Panyakik Rajo “Hernia” (pa.nya.kik ra.jo)

 

Penyakit yang ditandai dengan benjolan pada bagian perut atau selangkangan akibat keluarnya organ dalam melalui celah otot yang lemah. Dalam budaya Minang, disebut panyakik rajo karena dulu dianggap penyakit berat yang hanya dialami kalangan bangsawan.

Contoh: Uda tu indak bisa makako karano panyakik rajo nyo ka kambuah.

Terjemahan: Abang itu tidak bisa mengangkat beban karena hernianya kambuh.

Palasik (pa.la.sik)

 

Penyakit gaib yang dipercaya menyerang anak kecil, membuat tubuh kurus dan lemah.

Contoh: Anak si Lili kuruih bana, katonyo dek palasik.

Terjemahan: Anak Lili sangat kurus, katanya karena palasik

Pangok (pa.ngok)

 

Pengap; kondisi udara terasa sesak dan panas, biasanya di ruangan tertutup.

Contoh: Kamar tu pangok bana, indak ado angin masuk.

Terjemahan: Kamar itu sangat pengap, tidak ada angin yang masuk

Penyakit kaki gajah (pen.ya.kit ka.ki ga.jah)

 

Pembengkakan ekstremitas karena parasit filaria.

Contoh: Kaki bundo jadi gede dek penyakit kaki gajah.

Terjemahan: Kaki ibu menjadi besar karena penyakit kaki gajah

Paniang (pa.ni.ang)

 

Dalam pengobatan tradisional Minangkabau, “paniang” merujuk pada kondisi kepala pening, pusing, atau terasa berat, sering dikaitkan dengan kelelahan atau tekanan batin.

Contoh (Minangkabau): Den ndak bisa manaruik kini, pala den paniang dari pagi.

Terjemahan (Indonesia): Aku tidak bisa menari sekarang, kepalaku pusing sejak pagi.

Pangaluiak (pa.nga.luik)

 

Kondisi bau mulut yang tidak sedap, bisa disebabkan oleh masalah mulut, pencernaan, atau kebersihan.

Contoh (Minangkabau): Si Rajo taragak karajo barumah karano pangaluiaknyo mak indak tahan.

Terjemahan (Indonesia): Si Rajo enggan bekerja di rumah karena bau mulutnya tidak tertahankan.

Penyakit Lyme (pen.ya.kit laym)

 

Infeksi bakteri yang ditularkan kutu, menyebabkan ruam dan nyeri.

Contoh: Uda sakit badan dek penyakit Lyme.

Terjemahan: Kakak sakit badan karena penyakit Lyme

Pi.a.lu (pi.a.lu)

 

Kondisi sakit ditandai dengan hilangnya selera makan; makanan terasa pahit.

Contoh: Den pialu dek damam, nasi katuju pun taraso pahit.

Terjemahan: Aku pialu karena demam, bahkan nasi kesukaanku pun terasa pahit

Piradan (pi.ra.dan)

 

Kesemutan; rasa kebas dan geli seperti ditusuk-tusuk jarum di tangan atau kaki.

Contoh: Kaki den piradan lamo duduk.

Terjemahan: Kaki saya kesemutan karena duduk terlalu lama

Pikiran Ka Dalam “Depresi” (pi.ki.ran ka da.lam)

 

Gangguan mental berupa kesedihan mendalam dan kehilangan semangat, bisa disertai kelelahan dan pikiran negatif.

Contoh (Minangkabau): Den liak, si Andi tu pikiran ka dalam, ndak samo maulang juo kini.

Terjemahan (Indonesia): Menurutku, si Andi itu sedang depresi, dia tidak sekolah lagi sekarang.

Pneumonia (pneu.mo.nia)

 

Peradangan pada paru-paru akibat infeksi.

Contoh: Mamak sakik batuk panas dek pneumonia.

Terjemahan: Ibu sakit batuk panas karena pneumonia

Polib(po.lib)

 

Peradangan kronis pada lapisan dalam hidung dan sinus

Contoh:dayat payah maangok dek polib di iduangnyo

Terjemahan:dayat susah bernafas karena polib dihidunya

Pra.bi.dai (pra.bi.dai)

 

Seluruh gigi terasa sakit atau ngilu, karena dingin, manis, atau saraf.

Contoh: Prabidai gigi den dek minum aia es baralek tadi.

Terjemahan: Gigi saya terasa sakit semua karena minum es saat pesta tadi

Pukang (pu.kang)

 

Penyakit gangguan jiwa akibat ilmu hitam; penderita jadi pemalu dan takut sosial.

Contoh: Si Ujang mangumpiak di kamar, mungkin pukang.

Terjemahan: Ujang mengurung diri di kamar, mungkin kena pukang

Puti (pu.ti)

 

Penyakit pada kemaluan yang menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil dan keluar darah.

Contoh: Urang kampuang kini manyaruik si Ita putian, kasian bana.

Terjemahan: Orang kampung sekarang bilang si Ita kena puti, kasihan sekali.

Psoriasis (pso.ri.a.sis)

 

Radang kulit yang menyebabkan sisik dan kemerahan.

Contoh: Punggungnyo jadi merah dek psoriasis.

Terjemahan: Punggungnya menjadi merah karena psoriasis

Ratuang “Polip Hidung” (ra.tuang)

 

Pertumbuhan jaringan lunak abnormal di dalam rongga hidung yang menyebabkan hidung tersumbat, sulit bernapas, dan kadang mengganggu penciuman. Ratuang biasanya muncul akibat peradangan kronis seperti sinusitis.

Contoh: Ratuang di hiduangnyo alah gadang, makonyo susah bana barnafas.

Terjemahan: Polip di hidungnya sudah besar, makanya sangat sulit bernapas.

Rabun Sanjoo “Rabun Senja” (ra.bun san.joo)

 

Gangguan penglihatan yang membuat seseorang sulit melihat dalam pencahayaan rendah, terutama saat senja atau malam hari. Bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin A atau kelainan retina. Contoh: Niniak tu alah rabun sanjoo, indak bisa mancaliak jelas di malam hari.

Terjemahan: Nenek itu sudah rabun senja, tidak bisa melihat dengan jelas pada malam hari

Rabies(ra.bi.es)

 

Sakit yang terjadi akibat gigitan dari virus anjing gila

Contoh: mamat maningga digigik anjing gilo

Terjemahan:mamat meninggal akibat inveksi gigitan aniing gila

Radang Tenggorokan (ra.dang teng.go.ro.kan)

 

Infeksi tenggorokan menyebabkan sakit saat menelan.

Contoh (Minangkabau): Den indak bisa makan dek radang tenggorokan.

Terjemahan (Indonesia): Saya tidak bisa makan karena radang tenggorokan.

Ramatik (ra.ma.tik)

 

Sakit di kaki karena karena kedinginan

Contoh:rematik nenek kambuah dek lamo duduak di lantai

Terjemahan:rematik nenek kambuh karena kelamaan duduk dilantai

Ranjau batu (ran.jau ba.tu)

 

Penyakit yang menyerang tumit, terasa perih dan sakit saat dipakai berjalan.

Contoh: Den indak bisa ka pasa hari ko, ranjau batu den kambua.

Terjemahan: Aku tidak bisa ke pasar hari ini, ranjau batuku kambuh.

Sabun (sa.bun)

 

Pegal atau nyeri di bagian pinggang.

Contoh: Pinggang den sabun dek bakajo baranak.

Terjemahan: Pinggangku pegal karena kerja terus-menerus

Sabun Ka.ting.ga.lan (sa.bun ka.ting.ga.lan)

 

Kondisi ibu pascamelahirkan, kurus drastis.

Contoh: Badan Mak sabun katinggalan, lah kuruih lapeh babini.

Terjemahan: Badan Ibu sabun katinggalan, sangat kurus setelah melahirkan

Sakit jantung (sa.kit jan.tung)

 

Penyakit di otot jantung menyebabkan sesak dan nyeri.

Contoh: Mak tua indak bisa nanjak tangah dek sakit jantungnyo.

Terjemahan: Nenek tidak bisa naik tangga karena sakit jantungnya

Salemo(sa.le.mo)

 

Sakit yang menyebebkan keluarnya lendir di areal hidung

Contoh: salemonyo malele dek manangih

Terjemahan:ingusnya keluar karena menangis

Santet Biriang (san.tet bi.ri.ang)

 

Jenis penyakit yang diyakini dikirim melalui ilmu hitam, menyebabkan gatal-gatal dan masalah kulit yang sulit sembuh secara medis.

Contoh: Badannyo gatal-gatal, dibilang urang santet biriang.

Terjemahan: Badannya gatal-gatal, kata orang kena santet biriang

Sampu(sam.pu)

 

Keadaan tubuh yang tidak stabil akibat imun badan melemah

Contoh:ang ko disampu hari angek ang pakai jaket jo

Terjemahan: kamu nih hari panas kamu pakai jaket juga

Sawan (sa.wan)

 

Epilepsi; penyakit saraf yang menyebabkan kejang-kejang secara berkala.

Contoh: Anok tu sakik sawan dari lamo.

Terjemahan: Anak itu menderita epilepsi sejak lama.

Saban-Saban “Sering Buang Air Kecil” (sa.ban-sa.ban)

 

Kondisi di mana seseorang sering merasa ingin buang air kecil, terutama di malam hari. Bisa menjadi gejala infeksi saluran kemih, batu ginjal, atau penyakit kronis seperti diabetes.

Contoh: Sakik gulo biaso ditandai jo saban-saban ka kamar kecil di malam hari.

Terjemahan: Penyakit diabetes biasanya ditandai dengan sering buang air kecil di malam hari.

Saraf Tajapik (sa.raf ta.ja.pik)

 

Artritis; peradangan sendi yang bikin nyeri dan kaku, terutama di pagi hari.

Contoh: Amak susah mangabek tangan dek saraf tajapik.

Terjemahan: Ibu susah menggerakkan tangannya karena radang sendi.

Sampu (sam.pu)

 

Demam sore; kondisi tubuh yang demam saat sore hari, sering terjadi pada penyakit TBC atau infeksi kronis.

Contoh: Badan uni sampu saban sore.

Terjemahan: Kakak selalu demam setiap sore.

Sasok “Radang Payudara (Mastitis)” (sa.sok)

 

Penyakit yang umum terjadi pada ibu menyusui, berupa peradangan pada payudara yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan kadang disertai demam.

Contoh kalimat Minangkabau: Amak tu ndak bisa manyusui dek payudaranyo sasok parah.

Terjemahan: Ibu itu tidak bisa menyusui karena payudaranya mengalami peradangan parah.

Sambunyian (sam.bu.nyi.an)

 

Kondisi gaib di mana seseorang “hilang” dibawa makhluk halus ke alam lain.

Contoh: Katonyo si Adek alah sambunyian di rimba.

Terjemahan: Katanya Adek sudah disembunyikan di hutan oleh makhluk halus.

Sakik Kulik “Dermatitis” (sa.kik ku.lik)

 

Peradangan pada kulit akibat alergi, iritasi, atau infeksi. Biasanya menyebabkan gatal, merah, atau bersisik.

Contoh kalimat Minangkabau: Sakik kuliknyo baliak kambua sabalun puasa.

Terjemahan Bahasa Indonesia: Dermatitisnya kambuh lagi sebelum puasa.

Sakik Tali Pundak (sa.kik ta.li pun.dak)

 

Nyeri yang menjalar dari leher ke pundak, sering disebabkan oleh otot tegang atau saraf terjepit.

Contoh (Minangkabau): Den taragak baring sajo dek sakik tali pundak.

Terjemahan (Indonesia): Aku ingin berbaring terus karena sakit di pundak dan leher.

Santuang Palalai (san.tu.ang pa.la.lai)

 

Gangguan jiwa karena kehilangan mendalam atau tekanan batin berat.

Contoh: Sejak ditingga suaminyo, Uni alah santuang palalai.

Terjemahan: Sejak ditinggal suaminya, Uni mengalami gangguan emosional.

Sawan aia(sa.wan a.ia)

 

Kejang yang terjadi pada tubuh dan bisa membuat kesadaran hilang apabila berada di air

Contoh:ucil maningga di tang aia dek sawan aia dan hanyuik

Terjemahan:ucil maningga di sungai karena pusing hilang kesadaran dan hanyut kebawa air

Sembek (sem.bek)

 

Kuku copot; kondisi di mana kuku terlepas dari jari karena cedera atau infeksi.

Contoh: Jari den sembek lapeh tatibo batu.

Terjemahan: Kukuku copot setelah tertimpa batu.

Sela (se.la)

 

Mata juling atau tidak sejajar arah pandangnya; bisa bawaan lahir atau akibat gangguan otot mata.

Contoh (Minangkabau): Anak si Dila sela matonyo, tapi kini alah dibao ka dokter.

Terjemahan (Indonesia): Anak si Dila matanya juling, tapi sekarang sudah dibawa ke dokter.

Sinusitis (si.nu.si.tis)

 

Radang rongga sinus menyebabkan nyeri kepala.

Contoh (Minangkabau): Den sakik hiduang dek sinusitis.

Terjemahan (Indonesia): Saya sakit hidung karena sinusitis.

Sijundai (si.jun.dai)

 

Penyakit akibat santet tengkorak yang menyebabkan perilaku aneh dan tak terkendali.

Contoh: Tingkah si Amak aneh bana, orang kampuang curigo sijundai.

Terjemahan: Perilaku Amak sangat aneh, orang kampung curiga terkena sijundai.

Sindrom kelelahan kronis (sin.drom ke.le.lah.an kro.nis)

 

Kelelahan yang tidak membaik meski istirahat.

Contoh: Gadih indak sanggup sekolah dek sindrom kelelahan kronis.

Terjemahan: Gadis tidak sanggup sekolah karena sindrom kelelahan kronis

Skabies (ska.bi.es)

 

Penyakit kulit karena tungau, sangat gatal.

Contoh (Minangkabau): Punggung adik garang bana dek skabies.

Terjemahan (Indonesia): Punggung adik sangat gatal karena skabies

Sumbiang “Sumbing” (sum.bi.ang)

 

Kelainan bawaan pada bentuk bibir atau langit-langit mulut yang tidak menyatu secara sempurna, sehingga menimbulkan celah atau lubang. Kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan dalam menyusu, berbicara, atau makan.

Contoh: Anak itu lahir jo sumbiang, makonyo susah untuak manyusu.

Terjemahan: Anak itu lahir dengan bibir sumbing, makanya sulit untuk menyusui.

So.k U.lek (sok u.lek)

 

Reaksi alergi berupa benjolan akibat ulat berbisa.

Contoh: Badan Ujang sok ulek dek kana ulat kabau.

Terjemahan: Tubuh Ujang benjolan-benjolan karena terkena ulat berbisa

Su.ma.lik (su.ma.lik)

 

Sakit perut pada bayi, disertai gerakan menggesekkan kaki.

Contoh: Anok tu salamaik kaki, mungkin sumalik.

Terjemahan: Anak itu menggesekkan kakinya terus, mungkin sakit perut

Tabanam Kalamusi (ta.ba.nam ka.la.mu.si)

 

Tulang musi (tulang rawan di persendian, biasanya di tangan atau kaki) yang terbenam atau masuk ke dalam, sering karena jatuh.

Contoh: Lengan den tabanam kalamusi dek jatuh di batang pisang.

Tamakan Cirik Barandang (ta.ma.kan ci.rik ba.ran.dang)

 

Kondisi obsesif akibat ilmu gaib, membuat seseorang terlalu fokus pada satu hal atau orang.

Contoh: Si Ani tamakan cirik barandang jo si Ujang.

Terjemahan: Ani terobsesi berlebihan terhadap Ujang.

Terjemahan: Lenganku tulang musinya terbenam karena jatuh di batang pisang.

Tatagua (ta.ta.gua)

 

Penyakit yang biasanya dikaitkan dengan gangguan makhluk halus atau akibat melanggar pantangan tertentu.

Contoh: Katonyo anak itu tatagua dek masuk hutan sakato.

Terjemahan: Katanya anak itu kena tatagua karena masuk hutan sembarangan

Tasapo (ta.sa.po)

 

Demam akibat gangguan makhluk halus; bisa disebabkan oleh “sapaan” setan atau jin.

Contoh: Den raso tasapo setan sabanta malam.

Terjemahan: Aku merasa diganggu setan tadi malam.

Takilia “Keseleo / Terkilir” (ta.ki.li.a)

 

Kondisi saat kaki tersangkut atau terkilir sehingga menyebabkan sendi bergeser, nyeri, dan bengkak. Biasanya terjadi karena salah langkah, jatuh, atau tersandung.

Contoh: Uda takilia karano kakinyo tasangkek di batu pas barambek ka sawah.

Terjemahan: Abang terkilir karena kakinya tersangkut batu saat berjalan ke sawah

Ta.gam.pu.a (ta.gam.pu.a)

 

Penyakit pascamelahirkan karena kelelahan.

Contoh: Lapeh babini, Uni tagampua, tubuhnyo loyo dan demam.

Terjemahan: Setelah melahirkan, Kakak tagampua, tubuhnya lemas dan demam

Tinggam (ting.gam)

 

Racun kiriman gaib dari jarak jauh, bisa menyebabkan sakit atau kematian.

Contoh: Katonyo Pak Rajo mati dek tinggam urang.

Terjemahan: Katanya Pak Rajo meninggal karena racun kiriman orang.

Tipes (ti.pes)

 

Penyakit infeksi usus akibat bakteri.

Contoh (Minangkabau): Adik lamak di rumah sakit dek tipes.

Terjemahan (Indonesia): Adik lama di rumah sakit karena tipes.

Titanus(Ti.ta.nus)

 

Infeksi yang terjadi akibat luka karena tertusuk benda berkarat

Contoh:kaki abil dikarek dek infeksi titanus

Terjemahan:kaki abil dipotong karena infeksi titanus

Tungau(Tu.ng.au)

 

Pembekakan yang terjadi akibat digigit serangga kecil akibat sering  duduk di rumput dan nenyebabkan gatal

Contoh:dado ijul bangkak dek di pantak tunggau

Terjemahan:dada ijul membengkak akibat digigit tungau

Tuberkulosis (tu.ber.ku.lo.sis)

 

Infeksi bakteri di paru-paru, dengan batuk berkepanjangan.

Contoh: Ito ngalam batuk darah dek tuberkulosis.

Terjemahan: Adik batuk berdarah karena tuberkulosis

Tubo (tu.bo)

 

Racun ilmu hitam yang dibuat dari bisa dan zat mematikan untuk melemahkan atau membunuh.

Contoh: Si Alun lumpuh dek tubo nan dikirim dukun.

Terjemahan: Alun lumpuh karena racun yang dikirim oleh dukun.

Tungau (tun.gau)

 

Gatal-gatal parah dan kadang disertai pembengkakan, terutama di area kelamin pria, biasanya karena infeksi parasit atau kebersihan yang buruk.

Contoh (Minangkabau): Dek tungau, si Budi barasak awaknyo ka kana jo ka sinan.

Terjemahan (Indonesia): Karena tungau, si Budi merasa tubuhnya gatal ke sana ke mari.

Tughìak (tu.gh.iak)

 

Penyakit telinga bernanah, yang bisa menyebabkan bau tak sedap dan gangguan pendengaran. Kata ini juga kadang digunakan sebagai makian dalam bahasa Minangkabau.

Contoh (Minangkabau): Telinga si Rendi tughìak dari kecil, mako pandengarannyo kurang.

Terjemahan (Indonesia): Telinga si Rendi bernanah sejak kecil, jadi pendengarannya kurang baik.

Tu.run Pa.ru.ik (tu.run pa.ru.ik)

Sakit perut parah, seperti isi perut turun dari tempatnya.

Contoh: Mak raso turun paruik, sakik bana di bagian bawah.

Terjemahan: Ibu merasa turun perut, sangat sakit di bagian bawah.

Ulkus (ul.kus)

 

Luka dalam di lambung atau usus akibat asam.

Contoh: Amak nyo sakit perut dek ulkus.

Terjemahan: Ibu itu sakit perut karena ulkus.

Urek tagak(u.rek.Ta.gak)

 

Kondisi urat yang kaku karena kelelahan atau salah urat

Contoh: ureknyo tagak dek tajatua tadi

Terjemahan:dia salah urat  karena terjatuh tadi

Usus Buntu (u.sus bun.tu)

 

Apendisitis; peradangan usus buntu yang nyeri di perut kanan bawah.

Contoh: Riko dibao ka rumah sakit dek usus buntu.

Terjemahan: Riko dibawa ke rumah sakit karena usus buntu.

Varises(va.ri.ses)

 

Pembuluh darah membesar dan timbul,paling sering muncul di kaki dan ditelapak kaki

Contoh: juan indak lolos tes polisi dek panyakik kakinyo di varises

Terjemahan: :juan tidak lolos seleksi polisi karena ada penyakit varises

Vertigo (ver.ti.go)

 

Rasa pusing berputar, hilang keseimbangan.

Contoh (Minangkabau): Den nyo nyo dek vertigo.

Terjemahan (Indonesia): Saya pusing karena vertigo.

Wasir(wa.sir)

 

Sebuah penyakit benjolan yang tumbuh di anus dan bisa berdarah

Contoh:ikuaknyo sakik duduak dek wasir

Terjemahan: pantat di sakit duduk karena wasir